Tugas Sistem Digital 1
Jurnal 1
Judul: Perancangan dan Pembuatan Trainer Praktikum
Sistem Digital di Laboratorium Elektronika dan
Instrumentasi
Sumber: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/elekdankom/article/view/15762
Rangkuman:
Alat peraga atau Trainer merupakan suatu alat yang dipakai untuk membantu dalam proses belajar-mengajar yang berperan besar sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh pengajar. Penggunaan alat peraga ini mempunyai bertujuan untuk memberikan wujud yang riil terhadap bahan yang dibicarakan dalam materi pembelajaran.
Ada 10 percobaan yang dapat dilakukan dalam alat peraga ini yang terbagidalam 3 modul yaitu sebagai berikut:
a). Pengujian gerabang-gerbang dasar logika
a. Pengujian gerbang NOT
b. Pengujian gerbang NAND
c. Pengujian gerbang AND
d. Pengujian gerbang OR
e. Pengujian gerbang Eclusive OR
b). Pengujian rangkaian Kombinasional
a. Percobaan Rangkaian Cout
b. Percobaan Rangkaiam SUM
c). Pengjian 7 Segment
a. Pengujian 7 segment tanpa 74LS49
b. Pengujian 7 segment common anoda active low
BCD to 7 segment
c. Percobaan Counter BCD to 7 segment dan Timer
Jurnal 2
Judul: PERANCANGAN MODUL MATAKULIAH PERANCANGAN SISTEM
DIGITAL BERBASIS VERILOG HDL
Sumber: https://jurnal.akba.ac.id/index.php/inspiration/article/download/21/21
Rangkuman:
Satuan Acara Pengajaran dari Modul pembelajaran ini dapat membantu dosen menjalankan proses belajar mengajar mata kuliah perancangan sistem digital berbasis HDL secara sistematis dan efisien. Modul pembelajaran ini terstruktur dengan baik sehingga dapat membantu mahasiswa dalam mengikuti dan memahami mata kuliah perancangan sistem digital berbasis HDL dengan baik. Sekitar 80% mahasiswa yang menggunakan modul pembelajaran ini dapat mengerjakan tugas-tugas proyek yang diberikan dengan baik. Penggunaan simulator akan mendapatkan rangkaian dengan penggunaan komponen seminimal mungkin dan akan sangat lebih berguna untuk perancangan rangkaian digital dengan tingkat kesulitan yang lebih kompleks. Penerapan simulator juga akan dapat melihat pemahaman dan kemampuan mahasiswa dalam merancang suatu rangkaian digital dengan melihat hasil rancangan dari tugas akhir mahasiswa.
Jurnal 3
Judul: Model Dan Simulasi Prototype Rangkaian Digital Konversi Gerbang AND,
OR, NOT Menjadi Gerbang NAND Dan NOR
Sumber: https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/infotekjar/article/download/1689/pdf
Rangkuman:
Prototype yang dihasilkan dari penelitian ini dapat dipergunakan sebagai alat simulasi pembelajaran sistem digital dalam memahami rangkaian multilevel NAND dan NOR.
Prototype yang dihasilkan dapat memberikan hasil output yang sama dari rangkaian asal yang dibentuk dari rangkaian Gerbang AND, OR, NOT dengan rangkaian konversi yang dibentuk dari Rangkaian Gerbang NAND dan NOR.
Prototype yang dibuat ini dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa bahwa membuat rangkaian multilevel tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan.
Jurnal 4
Judul: Pemanfaatan Sistem Informasi Perpustakaan Digital
Berbasis Website Untuk Para Penulis
Sumber: https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijse/article/view/592
Rangkuman:
Analisa kebutuhan website yang telah dirancang adalah pengunjung website dapat melihat semua koleksi buku digital (e-book), jurnal digital (e-journal), majalah digital (emagazine) dan kumpulan artikel yang terdapat pada perpustakaan digital yang telah dirancang. Sedangkan metode yang dilakukan untuk mendapatkan koleksi yang diminati adalah dengan cara mendownload file yang diinginkan.
Dalam pembuatan website perpustakaan digital, dibutuhkan adanya penyimpanan semua data-data seperti, data koleksi, data kategori, data anggota, data user, data contact us atau data pengunjung yang ingin dihubungi oleh administrator. Adapun basis data yang digunakan dalam pembuatan website perpustakaan digital menggunakan basis data jenis XAMPP yang menggunakan bahasa pemrograman MySQL.
Jurnal 5
Judul: PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
MENGGUNAKAN PETA DIGITAL
Sumber: https://core.ac.uk/download/pdf/295363976.pdf
Rangkuman:
Sistem informasi geografis yang dirancang dan dibuat pada penelitian ini terbukti mampu menampilkan keseluruhan informasi yang ada pada saluran distribusi listrik primer dimana datanya diambil dari PT. PLN (Persero) cabang Palu rayon kota. Informasi yang dapat ditampilkan antara lain: informasi tiang-tiang distribusi yaitu kode tiang, jenis tiang, nama penyulang (feeder), dan lain-lain; gardu distribusi yaitu nama gardu, jenis gardu, merek gardu, tegangan dan arus gardu, beban, daya, jumlah pelanggan, dan lain-lain; LBS/ABS; kabel/penghantar yang digunakan yaitu jenis kabel, panjang kabel, dan lain-lain; dan informasiinformasi lainnya yang mendukung saluran distribusi listrik.
Jurnal 6
Judul: Perancangan Arsitektur Sistem E-academic dengan Konsep Kampus
Digital Menggunakan Unified Software Development Process (USDP)
Sumber: https://jurnal.amikgarut.ac.id/index.php/jwi/article/download/1/1
Rangkuman:
Sistem Informasi Akademik secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan Perguruan Tinggi yang menginginkan layanan pendidikan yang terkomputerisasi untuk meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan, daya saing dan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkannya. Oleh karenanya penggunaan Sistem Informasi Akadamik sudah menjadi wajib hukumnya didalam perguruan tinggi khususnya AMIK Garut, sekaligus menjadi kewajiban bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan dan mensosialisasikan Sistem Informasi Akademik bagi SDM-nya agar Sistem Informasi Akademik yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal.
Jurnal 7
Judul: Perancangan Kantor Digital Berbasis Framework dengan
Metode Waterfall pada Politeknik Negeri Lampung
Sumber: http://ejournal.poltektegal.ac.id/index.php/informatika/article/view/518
Rangkuman:
Berdasarkan hasil analisis kebutuhan maka dapat disimpulkan bahwa kantor digital di perguruan tinggi sudah berhasil dibuat. dengan metode Waterfall dengan menggunakan basis Framework Codeigniter. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dengan menambahkan fitur chat internal untuk memudahkan komunikasi serta dapat dikembangkan versi mobile.
Jurnal 8
Judul: PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK MATA KULIAH SISTEM DIGITAL
UNTUK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TIK
Sumber: http://lppm.ikippgriptk.ac.id/index.php/saintek/article/view/1007
Rangkuman:
pengembangan modul elektronik menggunakan model Borg and Gall yang memiliki beberapa tahap yaitu mencari potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, validasi produk, uji coba pemakaian produk dan revisi produk. Hasil penilaian modul elektronik oleh dosen ahli materi diperoleh skor 102,5 dengan kriteria layak dan hasil penilaian modul elektronik oleh dosen ahli media diperoleh skor 94,5 dengan kriteria layak. Sehingga penilaian modul elektronik berdasarkan ahli materi dan ahli media termasuk dalam kategori layak. Sedangkan respon mahasiswa terhadap modul elektronik dalam ujicoba sampel 82 orang mahasiswa diperoleh rata-rata skor angket 3.9 dengan kriteria baik. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa modul elektronik Sistem Digital yang dikembangkan layak dan baik digunakan dalam proses pembelajaran
Jurnal 9
Judul: Sistem Digital Tata Kelola Pemerintahan Daerah
(Digital Local Government)
Sumber: https://www.ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/public-inspiration/article/view/1946
Rangkuman:
Sistem Digital Tata Kelola Pemerintahan Daerah dengan berbagai bentuk, model dan programnya, yang berkaitan dengan upaya penyelasaian urusan-urusan pemerintahan daerah dapat memberikan manfaat yang sangat besar kepada pemerintah daerah yang melaksanakannya, memberikan manfaat kepada masyarakatnya. Sistem Digital itu pada konteks tata kelola pemerintahan juga mampu mendorong peningkatan karakteristik prinsip-prinsip Good Governance sebagaimana yang menjadi konsep UNDP. Mampu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat untuk aktif berperan serta dalam formulasi kebijakan daerah, dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Sistem digital dengan berbagai programnya, seperti website, SMS Center/Call Center, e-paper, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), e-ktp, e-planning, e-budgeting, e-procurement, e-warehouse mampu mendorong peningkatan transparansi pengelolan anggaran daerah, mendorong terbentuknya penguatan kepastian hukum dan ketaatan terhadap hukum (rule of law) bagi para penyelenggaran pemerintahan daerah dalam melaksanakan tugasnya. Dengan menerapkan sistem digital aspek efektifitas dan efisiensi kerja semakin dapat ditingkatkan pula. Sistem digital yang memberikan ruang transparansi akhirnya dapat mendorong pula peningkatan sikap responsif para penyelenggara pemerintahan daerah, masyarakat sebagai pemilik kedaulatan juga diberikan ruang yang sama (kesetaraan/equity) dalam memperoleh layanan dari aparatur pemerintah daerah.
Jurnal 10
Judul: Implementasi Sensor Ultrasonik Untuk Mengukur Panjang Gelombang Suara
Berbasis Mikrokontroler
Sumber: https://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/fti1/article/view/4649
Rangkuman:
Alat Pengukur jarak resonansi menggunakan sensor ultrasonik parallax ping dan mikrokontroler arduino UNO dapat menggantikan sistem analog menjadi sistem digital. Sistem digital dengan arduiono hanya mengubah pengukur jarak analog menjadi digital dengan menampilkan pada LCD. Alat pengukur jarak resonansi masih berdiri sendiri belum terpadu dengan alat yang lain, yaitu sumber suara dan tabung resonansi. LCD display hanya menunjukkan Jarak resonansi saja belum menunjukkan besarnya frekuensi suara.
Comments
Post a Comment